Musik

Posted by Surti Deniarti Lestari

NIM  : 0901168

Kelas : PLS A

 

Musik

Definisi Musik

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (1990: 602),Musik adalah ilmu atau seni menyusun nada atau suara diutarakan, kombinasi dan hubungan temporal untuk menghasilkan komposisi (suara) yang mempunyai keseimbangan dan kesatuan, nada atau suara yang disusun sedemikian rupa sehingga mengandung irama, lagu dan keharmonisan (terutama yang dapat menghasilkan bunyi-bunyi itu).

Kosasih (1982:1) berpendapat bahwa Musik merupakan tempat dimana manusia dapat mencurahkan perasaan hati, tempat melukiskan getaran jiwa khayal yang timbul dalam pikiran yang mana tak dapat dicetuskan dengan perantaraan kata-kata, perbuatan atau dengan perantaraaan salah satu bidang seni lain.

Musik adalah seni yang paling abstrak sekaligus juga merupakan realitas fisika bunyi yang memiliki banyak keunggulan untuk membantu pendidikan watak halus seseorang.

Musik adalah salah satu media ungkapan kesenian, musik mencerminkan kebudayaan masyarakat pendukungnya. Di dalam musik terkandung nilai dan norma-norma yang menjadi bagian dari proses enkulturasi budaya, baik dalam bentuk formal maupun informal. Musik itu sendiri memiliki bentuk yang khas, baik dari sudut struktual maupun jenisnya dalam kebudayaan. Demikian juga yang terjadi pada musik dalam kebudayaan masyarakat melayu.

Tujuan Musik

kalau diliat dari kebutuhannya,tujuan bikin musik ada 4 (empat),yaitu :
1) Untuk pribadi
Kalo untuk kebutuhan ini, “just for fun” aja, cuma buat koleksi pribadi, bukan untuk dikonsumsi oleh publik.

2) Untuk cari uang
Klo untuk kebutuhan yang satu ini tujuannya agak lebih serius, karena mereka bener-bener harus mikirin materi dan musik yang mau digarap, karena tujuannya adalah gimana caranya mereka bisa menghasilkan uang sebanyak-banyaknya dari musik yang mereka buat dan bagaimana caranya supaya musik yang mereka buat bisa menarik simpati para pendengarnya. Sebagai contoh kecil : Para pencipta lagu, pengamen-pengamen jalanan, group band, vocal group, dsb.

3) Untuk ketenaran
yaitu bikin musik hanya untuk ketenaran semata. Biasanya musik yang dibawainnya pun jadi terkesan asal, karena mereka gak peduli apakah musiknya bagus ato ngga,  suaranya fales ato kaya kaleng rombeng, asal gw tenar dan dikenal sama banyak orang, itu udah bikin mereka puas, karena emang itulah yang mereka cari. Dan mereka gak peduli apakah nantinya mereka untung ato rugi, karena biasanya mereka emang berasal dari kalangan atas, yang udah punya segalanya, jadi gak pusing-pusing lagi mikirin untung ato ruginya.

4) Untuk tujuan religi / Syiar agama
Nah, klo ini tujuan bermusik yang paling sejuk. Bikin lagu untuk tujuan religi ato syiar agama. Biasanya materi-materi lagu yang dibawakan lebih kepada hubungan kita dengan Tuhan, mengajak umat untuk selalu ingat kepada Nya. Sebagai contoh : gambusan, lagu rohani islam, lagu rohani kristen, hindu, budha, dsb.

 

Pengelompokan Musik secara Aliran

Secara umum, musik dikelompokkan menurut kegunaannya, yang dapat dikelompokkan dalam tiga ranah besar, yaitu Musik Seni, Musik Populer, dan Musik Tradisional.

Musik Seni (Art Music)

Musik Seni merupakan pengelompokan musik ke arah Musik klasik dan musik-musik sejenis yang dinilai secara tingkat nilai sejarahnya selain dari nilai seninya. Musik jenis ini lebih digunakan untuk merujuk jenis-jenis musik yang sangat patuh kepada teori-teori musik dan biasanya sukar untuk dipahami orang awam (kecuali yang sudah mulai digabung dengan gaya Musik Populer).

–          Musik Klasik

Musik klasik biasanya merujuk pada musik klasik Eropa, tapi kadang juga pada musik klasik Persia, India, dan lain-lain. Musik klasik Eropa sendiri terdiri dari beberapa periode, misalnya barok, klasik, dan romantik.

Musik Populer (Popular Music)

Musik Populer merupakan jenis-jenis musik yang saat ini digemari oleh masyarakat awam. Musik jenis ini merupakan musik yang sesuai dengan keadaan jaman saat ini, sehingga sesuai di telinga kebanyakan orang. Beberapa genre musik yang termasuk Musik Populer adalah Pop, Funk, Jazz, Blues, Rock, Gospel, Underground, dan lain-lain. Genre musik ini dapat ditemui di hampir seluruh belahan dunia oleh karena sifat musiknya yang hampir bisa diterima semua orang.

–          Jazz

Jazz adalah jenis musik yang tumbuh dari penggabungan blues, ragtime, dan musik Eropa, terutama musik band. Beberapa subgenre jazz adalah Dixieland, swing, bebop, hard bop, cool jazz, free jazz, jazz fusion, smooth jazz, dan CafJazz.

–          Gospel

Gospel adalah genre yang didominasi oleh vokal dan biasanya memiliki tema Kristen. Beberapa subgenrenya adalah contemporary gospel dan urban contemporary gospel.

–          Blues

Blues berasal dari masyarakat Afro-Amerika yang berkembang dari musik Afrika barat. Jenis ini kemudian mempengaruhi banyak genre musik pop saat ini, termasuk ragtime, jazz, big band, rhythm and blues, rock and roll, country, dan musik pop.

Rhythm and blues

Rhythm and blues adalah nama musik tradisional masyarakat Afro-Amerika, yaitu musik pop kulit hitam dari tahun 1940-an sampai 1960-an yang bukan jazz atau blues.

Funk

Funk juga dipelopori oleh musisi-musisi Afro-Amerika, misalnya James Brown, Parliament-Funkadelic, dan Sly and the Family Stone. Musik jenis Funk ini biasanya memiliki nada beat groovy, suatu rhythm yang membuat pendengarnya berdecak mengikuti irama. Oleh karena itu, dalam banyak hal, funk sering disamakan dengan groovy.

Rock

Rock, dalam pengertian yang paling luas, meliputi hampir semua musik pop sejak awal 1950-an. Bentuk yang paling awal, rock and roll, adalah perpaduan dari berbagai genre di akhir 1940-an, dengan musisi-musisi seperti Chuck Berry, Bill Haley, Buddy Holly, dan Elvis Presley. Hal ini kemudian didengar oleh orang di seluruh dunia, dan pada pertengahan 1960-an beberapa grup musik Inggris, misalnya The Beatles, mulai meniru dan menjadi populer.

Electronic

Electronic dimulai lama sebelum ditemukannya synthesizer, dengan tape loops dan alat musik elektronik analog di tahun 1950-an dan 1960-an. Para pelopornya adalah John Cage, Pierre Schaeffer, dan Karlheinz Stockhausen.

Ska, Reggae, Dub

Dari perpaduan musik R&B dan musik tradisional mento dari Jamaika muncul ska, dan kemudian berkembang menjadi reggae dan dub. Hip hop / Rap / Rapcore

Musik hip hop dapat dianggap sebagai subgenre R&B. Dimulai di awal 1970-an dan 1980-an, musik ini mulanya berkembang di pantai timur AS, disebut East Coast hip hop. Pada sekitar tahun 1992, musik hip hop dari pantai barat juga mulai terkenal dengan nama West Coast hip hop. Jenis musik ini juga dicampur dengan heavy metal menghasilkan rapcore.

Pop

Musik pop adalah genre penting namun batas-batasnya sering kabur, karena banyak musisi pop dimasukkan juga ke kategori rock, hip hop, country, dsb.

Musik Tradisional (Traditional Music)

Musik tradisional adalah musik yang hidup di masyarakat secara turun temurun, dipertahankan bukan sebagai sarana hiburan saja, melainkan ada juga dipakai untuk pengobatan dan ada yang menjadi suatu sarana komunikasi antara manusia dengan penciptanya, hal ini adalah menurut kepercayaan masing-masing orang saja. Musik tradisional merupakan perbendaharaan seni lokal di masyarakat. Musik tradisional yang ada di Indonesia, diantaranya adalah gamelan ,angklung dan sasando. selain dari musik tradisional yang berasal dari kebudayaan lokal, juga terdapat musik tradisional yang berasal dari pengaruh kebudayaan luar diantaranya gambang kromong, marawis dan keroncong.

Latin

Genre musik tradisional latin ini biasanya merujuk pada musik Amerika latin termasuk musik dari Meksiko, Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan Karibia. Musik latin ini memiliki subgenre Samba.

Country

Musik tradisional country dipengaruhi oleh blues, dan berkembang dari budaya Amerika kulit putih, terutama di kota Nashville. Beberapa artis country awal adalah Merle Haggard dan Buck Owens.

Manfaat Musik

Ada beberapa manfaat musik berkaiatan dengan keseharian kita dan penggunaannya sebagai terapi.
Pertama, musik bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan kekebalan tubuh kita karena musik ternyata bersifat terapeutik dan bersifat menyembuhkan. Menurut Campbel, musik mampu menghasilkan stimulan yang bersifat ritmis. Stimualan ini kemudian ditangkap oleh pendengaran kita dan diolah di dalam sistem saraf tubuh serta kelenjar otak yang mereorganisasikan interpretasi bunyi ke dalam ritme internal pendengarnya. Ritme internal ini mempengaruhi metabolisme tubuh manusia sehingga prosesnya berlangsung dengan lebih baik. Metabolisme yang lebih baik akan mengakibatkan tubuh mampu membangun sistem kekebalan yang lebih baik. Dengan sistem kekebalaan yang lebih baik, tubuh menjadi lebih tangguh terhadap kemungkinan serangan penyakit.

Kedua, musik dapat meningkatkan intelegensi karena rangsangan ritmis mampu meningkatkan fungsi kerja otak kita. Ritme internal yang dihasilkan musik membuat saraf-saraf otak bekerja, rasa nyaman dan tenang yang distimulasi musik membuat fungsi kerja otak bekerja optimal. Bila hal ini sering dilakukan, fungsi kerja otak kita akan semakin prima, sehingga kemampuan berpikir kita lebih jernih dan tajam, serta bisa mencegah kepikunan (alzheimer). Perlu kita ketahui bahwa bagian kanan otak kita berkaitan dengan kecerdasan dan perkembangan artistik dan kreatif, bahasa, musik, imajinasi, warna, pengenalan diri, sosialisasi dan pengembangan kepribadian. Karena itu, rangsangan ritmis dari musik yang diperdengarkan juga dapat meningkatkan kemampuan berbahasa, meningkatkan kreativitas, serta meningkatkan konsentrasi dan daya ingat kita.

Ketiga, musik bisa menimbulkan reaksi psikologis yang dapat mengubah suasana hati dan kondisi emosi, sehingga musik bermanfaat sebagai relaksasi yang dapat menghilangkan stress, mengatasi kecemasan, memperbaiki mood dan menumbuhkan kesadaran spiritual. Sebagai sebuah bentuk seni, musik tak hanya menciptakan harmoni nada yang enak didengar, tetapi juga memberikan kesan indah yang mampu menggugah dan mengantarkan manusia pada kesadaran yang dalam dan penuh, menelusuri lorong-lorong hampa dalam ketidakberdayaan harapan. Kesadaran akan fitrah kemanusiaan yang tak bisa lepas dari masalah, kesadaran akan keberadaan kekuatan Yang Maha Sempurna, sehingga timbul kepasrahan untuk berserah kepada-Nya. Penyerahan diri inilah yang bisa mengurangi bahkan menghilangkan beban pikiran dan perasaan yang menekan. Rangsangan ritmis yang dihasilkan musik mampu membuat pikiran rileks, serta menimbulkan perasaan-perasaan positif , tenang, nyaman dan optimis bahkan bahagia.

Keempat, musik bermanfaat sebagai alat dan media komunikasi antarmanusia karena musik merupakan bahasa universal yang mampu memadukan perbedaan, menciptakan perdamaian dan solidaritas kemanusiaan. Sejarah sering kali mencatatkan peran dan manfaat musik sebagai sarana pergaulan dan media komunikasi yang bisa dipahami semua orang, sekalipun kita tidak memahami bahasa tiap-tiap bangsa. Dalam kehidupan nyata sehari-hari pun, musik sering kali menjadi alat komunikasi dengan orang yang kita cintai, mewakili perasaan hati, ungkapan kerinduan bahkan kemarahan.

Dampak Musik

Musik mempengaruhi kehidupan manusia, membentuk menusia menjadi sebuah pribadi, membentuk sebuah kebiasaan, membentuk masyarakat dan bahkan membentuk sebuah kebudayaan. Musik mempengaruhi kehidupan bergereja dan kehidupan keluarga. Manusia terdiri dari: tubuh, jiwa dan roh.

Musik mempengaruhi:

  • Denyut jantung
  • Tekanan darah
  • Pencernaan
  • Pernafasan
  • Emosi
  • Intelegensia

Profil Remaja

  • Vitalitas hidupnya tinggi. Energic.
  • Mempunyai banyak cita-cita
  • Sedang mencari idola: pacar, leader, artis, figur lain
  • Mulai mengerti masalah seksualitas, rokok, drugs
  • Mulai mengenal cafe, pub, nightclub
  • Kreatif
  • Engga gaptek
  • Aktifitas musiknya cukup tinggi
  • Rata-rata senang musik riang/cepat
  • Imajinasinya kaya, luas dan cepat
  • Emosinya fluktuatif
  • Ingin bebas
  • Memorinya banyak, cepat dan tahan lama
  • Mudah menyerap informasi
  • Membutuhkan saluran untuk menumpahkan semua kreatifitas

Profil remaja ini menjadi sasaran empuk bagi musik. Anak muda mempunyai banyak aspirasi yang harus dikeluarkan. Yang penting seimbang dan terkendali.
Nama-nama grup musik tahun 60-an, 70-an dan 80-an: The Beatles, Bee Gees, Led Zepplin, Deep Purple, The Rolling Stone, Abba, Exception, Black Sabbath dll.

Jika tujuan/motivasi berbeda, maka pasti musik itu juga dipersiapkan (diciptakan, diaransir) dengan cara yang berbeda pula, dengan roh yang berbeda pula. Bahkan menggunakan pemujaan setan, penyembahanpenyembahan berhala, pemotongan korban hidup dengan mengeluarkan darah, simbol-simbol iblis, jampi jampi, mantra-mantra dan dupa.
Pengaruh dan penetrasinya
Musik berdinamika dan mempunyai kekuatan yang ajaib sehingga dapat mempengaruhi manusia.
1. Mempengaruhi denyut jantung

  1. Relax, santai. Contoh: musik tenang
    Mendengar melodinya saja, kita dapat dipengaruhi.

2. Mempengaruhi tekanan darah
Contoh: opera, illustrasi musik hukuman mati. Tekanan darah naik.

3. Mempengaruhi pencernaan
Contoh: beberapa musik dengan melodi yang sangat fluktuatif

4. Mempengaruhi pernapasan
Contoh: illustrasi musik pacuan kuda, film aksi.
5. Mempengaruhi emosi
Lirik lagu sangat mempengaruhi emosi. Baik negatif maupun positif. Lagu-lagu putus asa, kata-katanya membuat kita lemah Lagu-lagu perjuangan, kata-katanya membuat kita bersemangat Contoh: Mati Itu Indah, Begini Nasib Jadi Bujangan, Pulangkan Saja Aku Pada Ibuku.

Contoh: Proklamasi Kemerdekaan, Sorak-sorak Bergembira.
6. Mempengaruhi intelegensia/kecerdasan
Contoh: alat musik gesek, suara manusia – solo, SATB

Akhirnya mempengaruhi – IQ, EQ dan AQ

Pertanyaan :

  1. Apa pengaruh musik yang paling besar bagi hidup mu ?
  2. Apa manfaat musik bagi hidup mu ?
  3. Jenis aliran musik apa yang kamu suka,dan siapakah musisi favorit mu ?

Daftar Pustaka : http://www.in-christ.net/artikel/ywav/musik_dan_dampaknya_bagi_kehidupanhttp://www.in-christ.net/artikel/ywav/musik_dan_dampaknya_bagi_kehidupanhttp://www.in-christ.net/artikel/ywav/musik_dan_dampaknya_bagi_kehidupanhttp://cahayou.wordpress.com/dampak-musik-terhadap-kesehatan/

http://id.wikipedia.org/wiki/Genre_musik

http://elexyoben.wordpress.com/2009/08/02/tujuan-bikin-musik-menurut-kebutuhan/

http://ochanbhancine.wordpress.com/2009/12/05/pengertian-musik/

http://yunacahnjati.blogspot.com/2008/12/pengertian-musik.html

http://musiktopan.blogspot.com/2009

http://iftaworld.blogspot.com/2007/11/manfaat-musik-dalam-pembelajaran_18.html

http://niahidayati.net/manfaat-musik-dalam-kehidupan-sehari-hari.html

 

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to Musik

  1. admin says:

    terima kasih telah menyertakan sumber tulisan.
    Salam kreatif

    Salam kenal
    Admin Kandang Kreator Padepokan Gerilya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s