video

Oleh: Yayu Yusdiana (Pendidikan Luar Sekolah 2009)

VIDEO

Definisi Video

Video adalah teknologi untuk menangkap, merekam, memproses, mentransmisikan dan menata ulang gambar bergerak. Biasanya menggunakan film seluloid, sinyal elektronik, atau media digital. Video juga bisa dikatakan sebagai gabungan gambar-gambar mati yang dibaca berurutan dalam suatu waktu dengan kecepatan tertentu. Gambar-gambar yang digabung tersebut dinamakan frame dan kecepatan pembacaan gambar disebut dengan frame rate, dengan satuan fps (frame per second). Karena dimainkan dalam kecepatan yang tinggi maka tercipta ilusi gerak yang halus, semakin besar nilai frame rate maka akan semakin halus pergerakan yang ditampilkan.

Wikipedia menjelaska Video definisi tinggi (high definition video) secara umum merujuk pada semua jenis sistem video yang memiliki resolusi lebih tinggi dibandingkan dengan video definisi standar, umumnya dengan resolusi tampilan 1280×720 (720p) atau 1920×1080 (1080i atau 1080p). Teknologi ini dapat diterapkan pada televisi (HDTV), format video (HDCAM, HDCAM-SR, DVCPRO HD, D5 HD, XDCAM HD, HDV dan AVCHD), serta penyimpanan cakram optik (Blue-ray Disc dan HD DVD).

Pada prakteknya video digunakan dengan berbagai fungsi yang dimuculkan dari materi video itu sendiri. Misalnya video untuk tutorial, video untuk pembelajaran, bahkan video untuk hiburan ataupun untuk dokumentasi suatu kegiatan. Seperti telah disebutkan di atas bahwa di dalam teknologi video terdapat bagian-bagian yang tidak dapat dipisahkan dari istilah itu sendiri, bahwa terciptanya sebuah pertunjukkan video adalah hasil suatu pengolahan gambar-gambar bergerak beserta suara atau audio dengan menggunakan media editing video pada suatu perangkat multimedia.

Jenis-jenis Video

Pada dasarnya terdapat dua jenis video dalam layer computer, yaitu : analog dan digital video.

A. Video Analog

Standar Penyiaran Video Analog

Video analog dibentuk dari deretan sinyal elektrik (gelombang analog) yang direkam oleh kamera dan dipancarluaskan melalui gelombang udara.

Jenis ini memakai sinyal elektrik (gelombang analog). Siaran TV yang sampai ke rumah – rumah menggunakan jenis ini, demikian juga dengan video player yang menggunakan kaset VHS atau Betacam. Umumnya di dalam pita kaset video terdapat 3 track yaitu track gambar, track suara, track control.

B. Video Digital

Sinyal digital dibentuk dari sederetan bilangan 1 dan 0. Untuk membentuk sinyal digital maka dilakukan pengubahan sinyal analog ke dalam bentuk sinyal digital. Hal ini terjadi pada proses pengubahan dari Camcoder analog yang menggunakan kaset ke dalam komputer. Proses ini disebut proses capture, tetapi sekarang teknologi camcoder telah memiliki cara perekaman digital sehingga tidak lagi menggunakan media kaset pita dan digantikan dengan piringan mini DVD untuk menyimpan data videonya. Produk video digital sudah banyak kita jumpai seperti VCD dan DVD tetapi tipe video digital yang dimainkan sebenarnya adalah format Mpeg, AVI, MOV,dan masih banyak lagi dengan berbagai spesialisasi yang dimiliki oleh format itu.

Integrasi Penuh dari video digital dalam kamera dan komputer mengurangi bentuk televisi analog dari video ke produksi multimedia dan platform pengiriman, jika kamera video anda menggerakkan sinyal output digital, Anda dapat merekam video Anda langsung ke disk, yang siap untuk diedit. Jika sebuah video klip disimpan sebagai data pada hard disk, CD-ROM atau perangkat penyimpanan massal lain, klip tersebut dapat memainkannya kembali dimonitor tanpa perangkat keras khusus.

Dunia video kini telah mengalami perubahan dari analog ke digital. Perubahan ini terjadi pada setiap tingkatan industri. Pada konsumen rumahan dan perkantoran kita dapat menikmati kualitas video digital yang prima lewat hadirnya teknologi VCD dan DVD (Digital Versatile Disc), sedangkan dunia broadcasting kini lambat laun mengalihkan teknologinya kearah DTV (Digital Television). Sebagian besar rumah di Amerika telah menggunakan penerimaan sinyal kabel digital dan sinyal satelit digital untuk menikmati siaran televisi digital.

Terdapat enam  komponen utama yang membentuk video digital yaitu:

1)      Frame rate menggambarkan berapa kali bingkai gambar muncul setiap detiknya

2)       Frame size merupakan ukuran fisik sebenarnya dari setiap bingkai gambar dan data

3)       Type menentukan seberapa banyak perbedaan warna yang dapat muncul pada saat bersamaan.

4)      Data rate adalah kecepatan transfer gambar(frame) pada suatu player untuk memainkan video ke dalam layar secara berkelanjutan

5)      Bit Depth Banyaknya warna yang dimiliki oleh video tersebut atau sering disebut dengan kedalaman warna

6)      Aspect ratio merupakan istilah di dalam video yang berhubungan dengan perbandingan antara lebar dan tinggi dari bidang gambar video tersebut.

Sumber Video

Terdapat tiga sumber video yaitu :

Ø  Gambar bergerak (movie image)

Gambar ini bersumber dari camcoder dan juga disertai dengan suara. Jadi gambar bergerak ini yang sering disebut video. Gambar gambar yang bergerak itu terdiri dari rangkaian gambar yang berformat bitmap.

Ø  Gambar diam (still image)

Gambar ini bersumber dari camera digital atau sering disebut foto. Gambar diam ini dapat dibuat ke dalam bentuk video atau gambar bergerak dengan bentuk slide atau biasa disebut dengan slide foto.

Ø  Gambar rekayasa (animation, cartoon, dll)

Untuk gambar yang satu ini bukan termasuk ke dalam tipe gambar yang diambil dari alam (natural image) seperti kedua sumber gambar di atas. Alat yang digunakan untuk menghasilkan gambar ini adalah sebuah computer dengan menggunakan software seperti photoshop, 3Ds max, dll. Gambar yang dihasilkan merupakan kreasi kita sendiri dan dapat dalam bentuk bergerak, diam dan dapat juga bersuara. Biasanya untuk menghasilkan bentuk gambar yang mirip dengan kenyataanya, dibutuhkan kreasi dan hardware yang sangat tinggi.

 

Format Video

Setelah video berada di dalam komputer, maka video memilki format yang dapat kita tentukan sendiri. Permasalahan akhir pada video adalah bentuk keluaran dari video itu sendiri. Format video ini menentukan letak video tersebut akan diputar seperti :

Ø  AVI (Audio Video Interleave)

Format ini termasuk format video yang tidak dikompresi.  Format AVI merupakan format video yang menjadi standar microsoft dan windows sebagai platformnya. Video yang menggunakan format ini akan menghasilkan ukuran file yang sangat besar karena resolusi yang dipakai sesuai resolusi asli dari sumber videonya yaitu kaset video. Format ini juga dipakai sebagai kualitas terbaik yang digunakan untuk menentukan hasil akhir dari video yang dicapture dari kaset. Namun format ini hanya dimainkan di dalam komputer saja.

Ø  MPEG (Motion Picture Experts Group)

Termasuk dalam format video terkompresi dan dijadikan untuk video yang disimpan pada disk. Resolusi video yang berformat MPEG mendukung resolusi setengah layar dan satu layar, tergantung versi MPEGnya. VersiMPEG dapat dilihat pada tabel di bawah ini. MPEG-1 Dikeluarkan sekitar tahun 1991. Biasanya digunakan untuk VHS, VCD, dan CD-ROM. MPEG-2 Dikeluarkan sekitar tahun 1994. Biasanya digunakan untuk kualitas DVD, televisi digital, dan

lain – lain. MPEG-4 Dikeluarkan sekitar oktober 1998. Biasanya digunakan dalam aplikasi internet, handphone, dan televisi. MPEG-7 Dalam pengembangan. MPEG-21 Dalam pengembangan. Sebagai standard terbaru dalam kerangka multimedia.

Ø  Real Video

Format terkompresi yang berprioritas pada aliran video dengan bandwith yang rendah. Banyak digunakan dalam internet TV, on‐line video. Format ini mempunyai ekstensi .rm atau .ram. format video ini banyak didukung oleh handphone dan juga dapat dihasilkan dari handphone yang berkamera. Jika ingin memainkan video anda pada handphone maka anda dapat menggunakan format ini karena dapat menghasilkan ukuran file yang sangat kecil.

Ø  MOV

Termasuk dalam format video terkompresi. MOV dibuat oleh APPLE Computer dan dijalankan pada platform Macintosh, tetapi sekarang dapat juga dijalankan di Windows dengan menginstal CODEC quick time. MOV termasuk video yang ditujukan untuk on‐line video, website yang berbasis multimedia, dan CD‐ROM. Format ini dapat langsung dihasilkan oleh handhone berkamera atau kamera digital compact yang memiliki fitur membuat video. Salah satu keunggulan format MOV adalah dapat mendukung video yang interaktif yaitu Virtual Reality (VR).

Ø  3GP

Format video ini biasanya dihasilkan dari handphone, sedangkan untuk kamera digital tidak mendukung format ini dalam fitur videonya. Semua format video di atas dapat berfungsi sebagai bahan video mentah ataupun sebagai hasil akhir dari video yang kita buat. Format akhir video dapat berbeda dengan format video mentahnya tetapi tidak disarankan untuk menggabungkan berbagai format di atas dalam pembuatan video. Untuk merubah format video ke dalam bentuk format video lainya maka video akan melalui proses kompresi. Kompresi video ini hanya dapat dilakukan pada video digital.

Kompresi berguna untuk membuat ukuran file video menjadi lebih kecil dan sekaligus membentuk format yang kita inginkan dengan bantuan CODEC. Cara kerja kompresi adalah dengan membandingkan pola – pola yang sama dalam urutan gambar yang ada. Lalu mencari perbedaan yang ada pada frame sebelumnya dan mengabaikan yang lainnya. Oleh sebab itu video yang memiliki warna yang terbatas seperti kartun, dapat dikompres dengan lebih baik(menghasilkan ukuran yang lebih kecil), sedangkan video dengan jumlah warna yang banyak

seperti rekaman video, akan menghasilkan kompresi dengan ukuran file yang lebih besar.

CODEC merupakan suatu plug‐in di dalam sistem yang dapat melakukan kompresi dan dekompresi dengan cara yang berbeda – beda pada tipe – tipe media digital. Ketika hendak

membuat video digital, maka CODEC melakukan kompresi dan ketika video tersebut dimainkan pada suatu player maka CODEC melakukan dekompresi.

Tipe – tipe kompresi sangat banyak ragamnya dan memiliki cara kerja yang berbeda – beda, seperti :

1)      Motion JPEG

2)      MPEG

3)      Cinepak

Karena kompresi digunakan untuk mereduksi data video maka semua CODEC tersebut akan mengurangi kualitas video dalam tingkatan tertentu.

 

Komponen Suara

Suara di dalam video dapat memberikan efek psikologis terhadap pendengarnya atau sebagai pembawa informasi. Pemilihan tema atau suasana yang ditimbulkan dari suara atau lagu harus sesuai dengan cerita atau momen yang sedang dimainkan. Pemilihan suara atau lagu yang tidak tepat dengan momen akan menyebabkan tidak tersampaikannya suatu informasi yang hendak disampaikan atau terjadinya ketidak serasian.

Suara dapat dihasilkan dari :

Ø  Perekaman suara alam kebanyakan akan menghasilkan suara analog yang disimpan pada media pita magnetik, namun sekarang sudah banyak alat perekam yang menyimpan suara dalam bentuk digital.

Ø  Pembuatan suara digital yang dihasilkan dengan bantuan software. Alat yang dibutuhkan untuk menghasilkan suara yaitu : soundcard, loudspeaker serta alat perekam atau alat yang dapat mengkonversi suara analog ke dalam bentuk digital. Pembuatan suara digital yang dihasilkan melalui software banyak dipengaruhi oleh efek pembentuk suara yang terdapat pada masing – masing software.

 

Tipe media penyimpanan video

Ø  Hi-8mm

Resolusi yang lebih besar dibandingkan video8. Panjang rekaman 30, 60, 120 menit. Garis horizontal resolusi sebanyak 400 garis. Tipe kaset video Hi-8 masih mengunakan cara perekaman analog.

Ø  Digital8

Sering disebut kaset D8. Diluncurkan akhir tahun 1990 sebagai pengganti kaset video8 dan Hi-8 yang berformat analog. Tipe ini merupakan transisi kaset yang berformat analog ke bentuk digital. Sony membuat tipe ini untuk para konsumennya yang memiliki camcoder sony digital untuk dapat menggunakan tipe kaset 8mm dalam format digital dan analog.

Ø  MiniDV

Merupakan kaset dengan system perekaman digital. Dengan ukuran kaset lebih kecil mengakibatkan ukuran fisik camcoder yang mendukung kaset ini juga memiliki ukuran yang kecil untuk tipe compact, tetapi untuk tipe profesional ukuran fisik camcoder tergantung fasilitas manual yang diadopsinya. Memiliki kapasitas penyimpanan data sebesar 13 GigaBytes. Untuk tipe perekaman standard play(SP) sekitar 60 menit dan long play (LP) sekitar 90 menit.

Ø  DVD

Sekarang camcoder digital beralih pada media disk DVD untuk menyimpan video sebagai pengganti kaset pita. Untuk pertama kali, Sony membuat camcoder tipe compact yang merekam dengan media microDVD dan dapat langsung memainkan hasil rekamannya di PC atau player. Dengan kualitas DVD, durasi perekaman sekitar 60 menit

Ø  CD

Media digital yang satu ini sudah lama kita kenal. Untuk video, media ini sering digunakan untuk pembuatan VCD. Dengan kapasitas 700 Mb, media ini bisa memuat video dengan format mpeg-1 (VCD) untuk durasi 1 jam atau mpeg-2 untuk durasi 30 menit.

 

Kelebihan media video antara lain:
• Mengutamakan objek yang bergerak.
• Berwarna, bersuara, dan didukung oleh efek suara maupun visual.
• Dapat menyajikan animasi apabila perlu menyajikan suatu proses.
• Mudah menyajikannya.
• Tidak memerlukan ruang gelap

Kelemahan media video antara lain:
• Perlu peralatan khusus untuk penyajiannya
• Perlu tenaga listrik
• Perlu kerja tim dan keahlian khusus dalam pembuatannya

 

SUMBER:

http://pti08.wordpress.com/2008/10/15/jenis-jenis-video/

http://anis-azizah.blogspot.com/2010/07/karakteristik-media-video.html

http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/workshop_home_digital_video/2_jenis_video_dan_media_penyimpanan.pdf

http://bloggermagetan.dagdigdug.com/definisi-multimedia.html/comment-page-1

 

About these ads
This entry was posted in Video. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s